June 15, 2026 — reads June 15, 2026 — reads Analisis Saham BUKK (Bukaka Teknik Utama): Rally 25% Sehari di Tengah IHSG Bangkit — Apakah Sudah Saatnya Masuk? BUKK melonjak +24,88% saat IHSG melesat 5%. Valuasi P/B 0,46x tapi utang jangka panjang Rp13 triliun. Analisis lengkap per 15 Juni 2026. Speculative Analisis SahamBUKKFundamentalMakroekonomiPerindustrianTeknikal
June 9, 2026 — reads June 9, 2026 — reads Analisis Saham NIKL (Pelat Timah Nusantara): Satu-satunya Produsen Tinplate Domestik di Harga Terendah Setahun NIKL terpuruk -52% dalam sebulan, RSI 10 di 29,6 — oversold ekstrim atau jebakan bear? Analisis fundamental + teknikal lengkap per 9 Juni 2026. Speculative Analisis SahamFundamentalNIKLPerindustrianTeknikal
May 31, 2026 — reads May 31, 2026 — reads Analisis Saham Sanurhasta Mitra (MINA) Mei 2026: Naik 373% Setahun, tapi Revenue Cuma Rp10 Miliar MINA naik +15,86% ke Rp336 dengan market cap Rp3,3 triliun — tapi revenue TTM hanya Rp10 miliar dan masih rugi. Story stock Bali dengan risiko regulasi dan fundamental yang tidak mendukung valuasi. Avoid Analisis SahamFundamentalMINAPerindustrianTeknikal
May 31, 2026 — reads May 31, 2026 — reads Analisis Saham Chandra Asri Pacific (TPIA) Mei 2026: Crash 83%, Apakah Badai MSCI Sudah Berlalu? TPIA anjlok 83% dari ATH ke Rp1.785 akibat MSCI outflow, isu jaminan saham, dan tekanan IHSG. Fundamental Q1 2026 cetak rekor laba, tapi JP Morgan masih pasang target Rp1.090. Speculative Analisis SahamFundamentalMakroekonomiPerindustrianTPIATeknikal
May 23, 2026 — reads May 23, 2026 — reads Analisa Saham Green Power Group (LABA) Q3 2025 [Terbaru] LABA rebound 12,5% ke Rp99 tapi masih turun 73% dari ATH Rp366. Revenue TTM Rp48 miliar vs target Rp621 miliar di 2025 yang meleset total. CFO negatif Rp64 miliar dan governance suram pasca deportasi Dirut membuat LABA bukan untuk sembarang investor. Speculative Analisis SahamFundamentalLABAPerindustrianTeknikal
May 22, 2026 — reads May 22, 2026 — reads Paramita Bangun Sarana (PBSA): Laba Q1 2026 Ambrol 96%, tapi Yield 6,5% dan Neraca Bersih PBSA terjun 69% dari ATH Rp2.750 ke Rp850 setelah laba Q1 2026 hanya Rp1 miliar. Fundamentalnya masih kuat — zero debt, ROE 32%, dividend yield 6,5% — tapi earnings visibility 2026 menjadi tanda tanya besar. Speculative Analisis SahamDividenFundamentalPBSAPerindustrianTeknikal
May 21, 2026 — reads May 21, 2026 — reads Analisis Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) Mei 2026 UNTR di Rp24.100 dengan RSI 14,4, laba Q1 anjlok 80% karena Martabe berhenti dan RKAB dipotong. Tetapi valuasi P/B 0,94x di bawah book value dan buyback Rp2T masih berjalan. ACCUMULATE di Rp22.000–24.500. Tiga Badai Sekaligus — RKAB, Martabe, dan RSI 14,4. Tapi P/B 0,94x Bicara Lain Strong Buy Analisis SahamDividenFundamentalPerindustrianTeknikalUNTR
May 20, 2026 — reads May 20, 2026 — reads Analisis Saham PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) Mei 2026 MORA melonjak +19.75% ke Rp7.125 saat IHSG memerah, didorong free float 16,75% yang memungkinkan pergerakan ekstrem. Market cap Rp340 triliun vs revenue Rp4 triliun; Mungkin sebaiknya AVOID untuk investor reguler. Kontra Market +19,75% di Atas Valuasi 83x Revenue — Bandar, Bukan Fundamental Speculative Analisis SahamFundamentalMORAPerindustrianTeknikal
May 19, 2026 — reads May 19, 2026 — reads Analisis Saham PT Petrosea Tbk (PTRO) Mei 2026: Backlog US$4,5 Miliar vs Leverage Tinggi di Bawah Tekanan IHSG Bear Market PTRO terkoreksi 10,93% ke Rp4.320, mendekati 52-week low. Backlog kontrak Rp79 triliun dan asing net buy Rp4 miliar; tetapi leverage DER 2,80x dan interest coverage 1,34x masih jadi ganjalan. Buy Analisis SahamFundamentalMakroekonomiPTROPerindustrianTeknikal
May 18, 2026 — reads May 18, 2026 — reads Analisis Saham Cita Mineral Investindo (CITA) Q1 2026: Ada Dividen Jumbo Rp351, WHW Menekan Laba CITA di Rp3.800: dividend yield 9,24%, zero debt, Altman Z-Score 28,83 — namun laba Q1 2026 -72% YoY akibat normalisasi WHW. Cum dividen 22 Mei 2026. Beli saat ini? Strong Buy Analisis SahamCITADividenFundamentalPerindustrianTeknikal