Skip to content

#IPO

5 posts
reads
Bedah 6 IPO Juli 2026 di BEI: BACH, JELI, PRDL, EMMI, JECX, dan RANS — Mana yang Murah, Mana yang Mahal

Analisis 6 IPO Juli 2026 (BACH, JELI, PRDL, EMMI, JECX, RANS): valuasi, fundamental, status syariah, rumor pasar, dan proyeksi hari listing berdasarkan pola IPO terbaru di BEI.

reads
Analisis Saham YUPI (Yupi Indo Jelly Gum): Pemimpin Pasar Permen Jelly yang Sahamnya Dijual 38% di Bawah Harga IPO

YUPI rally +19,6% hari ini setelah hampir menyentuh 52W low. ROE 35,88% dan pangsa pasar 66,5% bertemu valuasi P/B 7,36x — analisis lengkap per 11 Juni 2026.

reads
Analisis Saham Multi Makmur Lemindo (PIPA) 2026

PIPA crash 77% dari ATH Rp625 ke Rp141 — kasus manipulasi IPO, right issue mengintai, dan pivot migas yang baru narasi. Bandar movement negatif, fundamental lemah, risiko dilusi nyata. Transformasi Migas di Atas Fondasi yang Kurang Kokoh

reads
Analisis Saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) Per Q3 Desember 2025

Analisis mendalam saham PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) per Q3 Desember 2025: Rekomendasi BUY dengan target harga Rp 500-600, didukung oleh pertumbuhan pendapatan kuat, ekspansi kapasitas agresif, dan dukungan pemerintah terhadap keamanan pangan.

reads
Analisis Saham PBSA (Paramita Bangun Sarana) Per Q3 November 2025

PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) adalah perusahaan konstruksi industrial Indonesia dengan focus pada oil palm sector yang didirikan 2002 dan IPO 2016. Perusahaan menunjukkan fundamental EXCELLENT dengan profitabilitas exceptional (net margin 19,10%, gross margin 23,23%), returns outstanding (ROE 30,27%, ROCE 33,05%), balance sheet fortress (minimal debt Rp 11B, net cash Rp 195B), dan strong cash generation (OCF Rp 304B, FCF Rp 295B). Dividend yield attractive 4,30% dengan payout ratio sustainable 78,84%. TETAPI, perusahaan menghadapi STRUCTURAL GROWTH HEADWIND dengan revenue declining -19,17% YoY dan earnings declining -36,17% YoY karena oil palm industry slowdown (subsidi dicabut, ESG pressures, market saturation). Ini adalah MATURE CASH COW QUALITY DIVIDEND STOCK, bukan growth play. Valuasi PER 16,53x justified by quality tetapi PBV 5,00x premium for declining company.