Skip to content

#Teknikal

96 posts
reads
Analisis Saham KDTN (Puri Sentul Permai): Bukan Lagi Hotel, Sekarang Nikel — Di Tengah IHSG Babak Belur

KDTN di Rp735 sudah turun 61% dari ATH Rp1.870. Akuisisi Ruby Mining/Huayou Holdings rampung Q3 2026, RUPSLB 22 Juni. Tapi Rupiah tembus Rp18.133/USD dan IHSG anjlok ke 5.342 — saham nikel transformasi atau value trap?

reads
Analisis Saham J Resources Asia Pasifik (PSAB) Juni 2026: Di Balik Laba Meledak dan Dividen Jumbo 19%

Laba PSAB melonjak 23x dan dividen Rp105 (yield ~19%) — tapi keduanya berasal dari jual tambang Doup. Bedah valuasi riil, teknikal, dan kualitas laba PSAB.

reads
Analisis Saham Raharja Energi Cepu (RATU) Juni 2026: Sudah Anjlok 70%, Apakah Sudah Murah?

RATU jatuh 70% dari puncak ke Rp3.860, tapi P/E masih 38x dan EV/EBITDA 26x. Analisis valuasi, teknikal, dan model bisnis PI Blok Cepu.

reads
Analisis Saham Perintis Triniti Properti (TRIN) Juni 2026: Sudah Anjlok 82%, Tapi Apakah Sudah Layak Dibeli?

TRIN bounce +17% ke Rp368 setelah crash 82% dari puncak Rp1.975. Bedah valuasi, kualitas laba, fundamental distress, dan jejak transaksi insider Rahayu Saraswati.

reads
Analisa Saham GZCO Q1 2026. Koreksi Dalam - Sawit Mid-Cap Tertekan Pasar, tapi B50 dan CPO MYR 4.500 Masih Menopang'

Analisis mendalam GZCO (Gozco Plantations) di harga Rp155 — perkebunan sawit Sumsel-Kalteng dengan 15.596 ha lahan tertanam, di tengah momentum B50 Juli 2026 dan harga CPO MYR 4.400–4.500/ton. Tapi Q1 2026 membukukan rugi: waspadai siklus laba yang masih rapuh.

reads
Analisa Saham INDF Q1 2026

Analisis mendalam INDF (Indofood Sukses Makmur) di harga Rp6.925 — emiten consumer defensif terbesar Indonesia dengan laba Q1 2026 naik 9% YoY, P/E 5,14x, dividend yield 4%, dan konsensus buy dari analis. Momentum: keluarnya dari MSCI Standard sudah berlalu, saatnya dievaluasi ulang.

reads
MBMA di Titik Terendah: Murah Karena Fundamental atau Sekadar Ikut Terjun Bebas?

Analisis mendalam MBMA (Merdeka Battery Materials) di harga Rp478 — membahas teknikal, fundamental nikel terintegrasi, dampak MSCI outflow, kurs Rupiah, dan apakah ini momentum akumulasi atau perangkap.

reads
Analisa Saham PSAB Q1 2026: Laba Meledak tapi Free Float Mepet dan Emas Kena Bea Keluar

Analisis mendalam PSAB (J Resources Asia Pasifik) di harga Rp476 — tambang emas dengan laba Q1 2026 luar biasa, tapi free float 7,49% dan regulasi bea keluar emas menciptakan dinamika yang tidak biasa.

reads
Analisa Saham SOCI Q1 2026: Sudah Koreksi 49% dari Puncak

Analisis mendalam SOCI (Soechi Lines) di harga Rp398 — pemain tanker dominan dengan 18–20% pangsa pasar domestik, PBV 0,40x, dan kurs Rupiah lemah yang jadi tailwind, tapi beban utang dan tekanan pasar IHSG membayangi.

reads
Buana Lintas Lautan (BULL): Tarif Tanker Naik Signifikan, Laba Q1 Naik 149%

BULL di Rp386 — turun 44% dari ATH Rp685, laba Q1 2026 melonjak +149% YoY. Forward P/E hanya 4,16x. Ekspansi LNG agresif. Tapi Altman Z-Score 0,38 dan working capital negatif adalah sinyal risiko yang tidak bisa diabaikan.