Skip to content
3 mins
reads

Analisis Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Oktober 2025

BRMS Q3 2025 — Tumbuh Kencang, Tapi Apakah Valuasinya Sudah Sangat Mahal?

Disclaimer:

Analisis ini bukan nasihat investasi. Saham berisiko tinggi—lakukan riset mandiri (DYOR - Do Your Own Research) dan konsultasi dengan penasihat keuangan berlisensi sebelum mengambil keputusan. Hasil masa lalu tidak menjamin kinerja masa depan.

Harga saat ini: Rp1.190 (panel Price Performance).
YTD +177%; 1Y +118%; 3Y +455%; 5Y +1.645%; 10Y +2.186%.

Data utama dari lampiran (TTM):

  • Pendapatan: Rp 3.857 B
  • EBITDA: Rp 1.934 B
  • Laba Bersih: Rp 758 B
  • Market Cap: Rp 136.113 B | EV: Rp 134.243 B | Net Debt (Quarter): Rp 1.583 B
  • Saham beredar (Current Share Outstanding): 141,78 B (sesuai panel)
  • Rasio kunci (TTM): PER 179,57×, EV/EBITDA 63,19×, P/S 35,29×, P/B 42,15×

1) Mengestimasi EPS dari data lampiranh2

Karena PER (TTM) = 179,57× dan harga = Rp1.190, maka:

  • EPS (TTM) ≈ 1.190 / 179,57 = Rp6,63 per saham

EPS ini menjadi dasar skenario P/E di bawah.


2) Valuasi P/E (berbasis EPS aktual)h2

Kami buat rentang multiple wajar untuk emiten bertumbuh cepat namun berisiko komoditas:

  • Skenario konservatif (P/E 25×): 6,63 × 25 = Rp166
  • Skenario moderat (P/E 35×): 6,63 × 35 = Rp232
  • Skenario agresif (P/E 50×): 6,63 × 50 = Rp332

Implikasi: bahkan pada P/E 50× yang sangat premium, angka masih jauh di bawah harga pasar Rp1.190.


3) Valuasi EV/EBITDA (menggunakan EBITDA TTM & Net Debt lampiran)h2

  • EBITDA TTM: Rp 1.934 B
  • Net Debt (Quarter): Rp 1.583 B
  • Saham beredar: 141,78 B

Kisaran multiple EV/EBITDA yang umumnya dipakai untuk penambang mapan: 6–8×.

(Ini bukan angka eksternal spesifik BRMS; sekadar koridor konservatif untuk menghindari overfitting.)

  • EV wajar (6×): 6 × 1.934 = Rp11.604 B
    Equity value ≈ 11.604 − 1.583 = Rp10.021 B
    Harga wajar per saham ≈ 10.021 / 141,78 = Rp71

  • EV wajar (8×): 8 × 1.934 = Rp15.472 B
    Equity value ≈ 15.472 − 1.583 = Rp13.889 B
    Harga wajar per saham ≈ 13.889 / 141,78 = Rp98

Implikasi: pendekatan kas operasi (EBITDA) memberi harga wajar Rp71–98.


4) Valuasi P/S (berdasarkan pendapatan TTM)h2

  • Penjualan TTM: Rp 3.857 B
  • Saham beredar: 141,78 B

Dengan koridor multiple P/S 5× hingga 8× (sudah sangat premium untuk komoditas):

  • 5× sales: Equity ≈ 5 × 3.857 = Rp19.285 BRp136 per saham
  • 8× sales: Equity ≈ 8 × 3.857 = Rp30.856 BRp218 per saham

Implikasi: pendekatan penjualan memberikan Rp136–218 per saham.


5) Ringkasan Tiga Metodeh2

MetodeHarga Wajar (IDR)
P/E (25× – 35× – 50×)166 – 232 – 332
EV/EBITDA (6× – 8×)71 – 98
P/S (5× – 8×)136 – 218

Konsensus internal (rata-rata tertimbang sederhana):

  • Memberi bobot lebih ke EV/EBITDA & P/E (kualitas laba/kas) dibanding P/S.
  • Mid-range gabungan ~ Rp150–230 per saham.
    Mid-point operasional: ±Rp190.

Harga wajar konservatif (diskresi): Rp150–230
Harga pasar saat ini: Rp1.190di atas rentang wajar sebanyak ~5–8×.


6) Status Valuasi & Aksih2

  • Status: Overvalued secara signifikan pada ukuran P/E, EV/EBITDA, P/S berbasis data lampiran Q3 2025.
  • Apa artinya? Ekspektasi pasar telah memborong pertumbuhan yang sangat tinggi ke dalam harga. Margin of safety untuk investor berbasis nilai sangat tipis.
  • Strategi:
    • Investor konservatif: tunggu koreksi besar atau lonjakan EPS berkelanjutan yang menurunkan PER/EV/EBITDA ke level rasional.
    • Trader momentum: tren masih kuat, tetapi ketatkan manajemen risiko (position sizing & stop).

7) Catatan Risikoh2

  1. Ketergantungan pada eksekusi: target volume/grade & ramp-up harus konsisten agar EPS benar-benar mengejar harga.
  2. Siklus komoditas: harga global, biaya, dan dinamika proyek dapat menggerus margin.
  3. Likuiditas publik 37,45%: pergeseran sentimen dapat memperbesar volatilitas.

Kesimpulanh2

Berdasarkan angka pendapatan, EBITDA, laba bersih, saham beredar, dan rasio-rasio yang tercantum pada Sumber Data Q3 2025, harga wajar BRMS berada jauh di bawah harga pasar saat ini.
Rentang Rp150–230 (mid-point ~Rp190) menjadi patokan konservatif kami untuk “nilai wajar” dengan asumsi kinerja sekarang berlanjut tanpa re-rating tambahan.

Singkatnya: fundamental membaik, namun valuasi pasar sudah melaju terlalu jauh. Disiplin pada harga masuk menjadi kunci.

Back to Posts

Comments

Analysis BRMS
reads

Analisis Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Mei 2026: Premium Gold Play di Rp770 — Story Stock dengan P/E 123x

BRMS di Rp770 valuasi premium P/E TTM 123x dan P/B 5,06x, tapi laba Q1 2026 USD18 juta (+22% YoY) dan ekspansi pabrik 4x ke 2.000 tpd Oktober 2026 mendukung re-rating.

Rating Strong Buy
Read analysis
Analysis BRMS
reads

Analisis Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Oktober 2024

Analisis Saham PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) - Oktober 2024

Rating Buy
Read analysis
Analysis NCKL
reads

Analisis Saham NCKL Q3 2025: Raksasa Nikel Baru dengan Fundamental Kuat dan Arah Jelas

Membedah kinerja, valuasi, dan prospek saham NCKL di tahun 2025 — calon juara baru industri nikel Indonesia. Analisis mendalam fundamental, teknikal, dan strategi investasi untuk memanfaatkan peluang di sektor pertambangan nikel yang sedang naik daun.

Rating Strong Buy
Read analysis

Posts recommended based on similar topics and analysis focus