May 22, 2026 May 22, 2026 Paramita Bangun Sarana (PBSA): Laba Q1 2026 Ambrol 96%, tapi Yield 6,5% dan Neraca Bersih PBSA terjun 69% dari ATH Rp2.750 ke Rp850 setelah laba Q1 2026 hanya Rp1 miliar. Fundamentalnya masih kuat — zero debt, ROE 32%, dividend yield 6,5% — tapi earnings visibility 2026 menjadi tanda tanya besar. Speculative analisis sahamPBSAParamita Bangun Saranakonstruksiindustrial contractorCPOkelapa sawitanalisis fundamentalanalisis teknikalvaluasi sahamdividendsaham Indonesia
November 16, 2025 November 16, 2025 Analisis Saham PBSA (Paramita Bangun Sarana) Per Q3 November 2025 PT Paramita Bangun Sarana Tbk (PBSA) adalah perusahaan konstruksi industrial Indonesia dengan focus pada oil palm sector yang didirikan 2002 dan IPO 2016. Perusahaan menunjukkan fundamental EXCELLENT dengan profitabilitas exceptional (net margin 19,10%, gross margin 23,23%), returns outstanding (ROE 30,27%, ROCE 33,05%), balance sheet fortress (minimal debt Rp 11B, net cash Rp 195B), dan strong cash generation (OCF Rp 304B, FCF Rp 295B). Dividend yield attractive 4,30% dengan payout ratio sustainable 78,84%. TETAPI, perusahaan menghadapi STRUCTURAL GROWTH HEADWIND dengan revenue declining -19,17% YoY dan earnings declining -36,17% YoY karena oil palm industry slowdown (subsidi dicabut, ESG pressures, market saturation). Ini adalah MATURE CASH COW QUALITY DIVIDEND STOCK, bukan growth play. Valuasi PER 16,53x justified by quality tetapi PBV 5,00x premium for declining company. Strong Buy analisis sahamPBSAParamita Bangun Saranadividend stockfundamental analysisindonesian stocks